Cari Blog Ini

Sabtu, 03 Desember 2016

Klasifikasi Makhluk Hidup



Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi adalah pengelompkkan makhluk hidup berdasarkan hubungan kemiripan (similaritas) meliputi persamaan ciri, cara hidup, tempat hidup, daerah penyebaran dan berdasarkan hubungan kekerabatan (evolusioner). Sistem klasifikasi makhluk hidup telah dikenal sejak zaman dahulu. Ahli filosof Yunani, Aristoteles (384-322 BC) mengelompokkan makhluk hidup kedalam dua kelompok besar yaitu kelompok hewan dan kelompok tumbuhan, namun keberadaan organisme mikroskopis belum dikenal pada saat itu. Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Sistem klasifikasi makhluk hidup dikelompokkan dalam kelompok besar yang di sebut Kingdom.
Pelopor klasifikasi makhluk hidup yaitu Carolus Linnaeus, yang menyusun dasar-dasar klasifikasi berdasarkan struktur tubuh luar dan dalam. Linneus mengelompokkan makhluk hidup kedalam tingkatan-tingkatan yang disebut takson. Tingkatan takson makhluk hidup yaitu:
·         Kingdom (kerajaan/dunia)
·         Phylum (hewan) dan Divisio (tumbuhan)
·         Classis (kelas)
·         Ordo (bangsa)
·         Familia (suku)
·         Genus (marga)
·         Species (jenis)
Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami perkembangan dan perbaikan hingga sekarang.
a. Sistem Dua Kingdom
Sistem ini dikemukakan oleh Aristoteles, pada sistem klasifikasi ini makhluk hidup hanya dikelompokkan kedalam dua kingdom yaitu:
1. Kingdom Plantae (Dunia tumbuhan), dengan ciri-ciri memiliki dinding sel, berklorofil dan mampu berfotosintesisi.
2. Kingdom Animalia (Dunia hewan), dengan ciri-ciri tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil dan mampu bergerak bebas.
b. Sistem Tiga Kingdom
Sistem ini dikemukakan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1866. Sistem ini mengklasifikasi makhluk hidup kedalam 3 kingdom yaitu:
1. Kingdom Protista, organisme bersel satu atau uniseluler dan organisme multiseluler sederhana.
2. Kingdom Plantae, dengan ciri autotroph, eukariot multiseluler, reproduksi dengan spora.
3. Kingdom Animalia, dengan ciri heterotrof, eukariot multiseluler.
c. Sistem Empat Kingdom
Sistem ini di kembangkan oleh ahli biologi Amerika Herbert Copeland tahun 1956. Pada sistem ini makhluk hidup di kelompokkan menjadi 4 kingdom antara lain:
1. Kingdom Monera, dengan ciri memiliki inti tanpa membrane inti (prokariotik).
2. Kingdom Protista, terdiri dari organisme bersel satu dan bersel banyak.
3. Kingdom Plantae, terdiri dari jamur, tumbuhan lumut, tumbuhan paku dan tumbuhan biji.
4. Kingdom Animalia, terdiri dari semua hewan dari protozoa sampai chordata.
d. Sistem Lima Kingdom
Sistem ini di kemukakan oleh ahli biologi Amerika Robert H. Whittaker tahun 1969. Sistem ini mengelompokkan makhluk hidup menjadi 5 kingdom, yaitu:
1. Kingdom Monera,
2. Kingdom Protista,
3. Kingdom Fungi,
4. Kingdom Plantae,
5. Kimgdom Animalia.
e. Sistem Enam Kingdom
Sistem ini di kembangkan oleh Carl Woese pada tahun 1977, yang mengelompokkan makhluk hidup kedalam 6 kingdom, yaitu:
1. Kingdom Eubakteria
2. Kingdom Archaebakteria
3. Kingdom Protista,
4. Kingdom Fungi,
5. Kingdom Plantae,
6. Kimgdom Animalia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar