Cari Blog Ini

Minggu, 20 November 2016

Pembahasan tentang Ekologi



Ekologi
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkunganya.
Ekologi berasal dari kata Yunani yaitu Oikos yang artinya habitat dan logos yang artinya ilmu. Ekologi di artikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Istilah ekologi pertama kali di kemukakan oleh Ernest Haeckel pada tahun 1834-1914.
Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas dan ekosistem.


Ekosistem
Ekosistem merupakan satuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Suatu  ekosistem disusun oleh dua komponen yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik meliputi berbagai jenis makhluk hidup mulai yang bersel satu (uni seluler) sampai makhluk hidup bersel banyak (multiseluler) yang dapat dilihat langsung oleh kita. Komponen abiotik meliputi iklim, cahaya, batuan, air, tanah, dan kelembaban. Ini semua disebut faktor fisik. Selain faktor fisik, ada faktor kimia, seperti salinitas (kadar garam), tingkat keasaman, dan kandungan mineral.
Interaksi antar komponen dalam ekosistem secara umum dibedakan menjadi 3 macam interaksi yaitu:
1. Interaksi antar individu dalam 1 populasi yang sama.
Interaksi ini terjadi pada individu dalam satu populasi yang berupa kerja sama dan kompetisi atau persaingan. Misalnya interaksi pada singa yang bekerjasama untuk medapatkan buruannya.

2. Interaski antar populasi yang berbeda.
Interaksi ini terjadi pada induvidu yang berbeda jenis atau populasi. Bentuk interaksi antar populasi dalam ekosistem antara lain dapat berupa predasi, kompetisi atau simbiosis.


Ø  Predasi: hubungan antara pemangsa dan mangsa, misalnya burung hantu dan tikus.
Ø  Kompetisi: Sekelompok organisme yang memiliki kebutuhan yang sama sehingga terjadi persaingan untuk memperoleh kebutuhan tersebut. Contoh: Sapi dan kambing yang sama-sama makan rumput.
Ø  Simbiosis: hubungan antara dua organisme, yang terbagi dalam tiga hubungan:
-     Simbiosis Mutualisme: Hubungan antara dua organisme yang saling menguntungkan. Contoh zoxanthela yang hidup pada karang, yang saling memberi keuntungan.
-       Simbiosis Komensalisme: Hubungan antara dua organisme, satu diuntungkan dan yang satu tidak dirugikan. Contoh: Anggrek dengan pohon yang ditumpanginya.
-      Simbiosis Parasitisme: Hubungan antara dua organisme,, dimana satu diuntungkan dan satu dirugikan. Contoh: Plasmodium dengan manusia.

3. Interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungan
Interaksi ini membentuk apa yang kita sebut dengan ekosistem. Didalam ekosistem, makhluk hidup memiliki peran dan fungsi yang berbeda, yakni sebagai produsen, konsumen, detritivor dan dekomposer.


Ø  Produsen merupakan semua organisme yang mampu melakukan fotosintesis makanan sendiri dengan mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Contohnya tumbuhan.
Ø  Konsumen merupakan organisme yang memanfaatkan bahan organik dari makhluk hidup lain sebagai sumber makanannya. Konsumen terbagi menjadi konsumen tingakat I, konsumen tingkat II dan konsumen tingkat III.
Ø  Detritivor merupakan organisme pemakan partikel-partikel organik. Contohnya cacing tanah, siput.
Ø  Dekomposer merupakan organisme pengubah partikel organik menjadi partikel anorganik. Contohnya bakteri dan jamur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar